ESTIMASI SUMBERDAYA NIKEL MENGGUNAKAN METODE INVERSE DISTANCE WEIGHT PADA PT MAHKOTA SEMESTA NIKELINDO
DOI:
https://doi.org/10.33096/d6mk3e68Keywords:
nikel laterit, metode IDW, kadar, tonase, estimasi sumberdayaAbstract
Metode IDW merupakan teknik interpolasi geostatistik yang mengandalkan data titik terdekat untuk memperkirakan nilai pada lokasi yang belum diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sumber daya nikel laterit dengan menerapkan metode Inverse Distance Weighting (IDW) pada PT Mahkota Semesta Nikelindo dan mengetahui klasifikasi sumberdaya nikel laterit dengan pendekatan RKSD (Relative Kriging Standard Deviation). Penelitian yang dilakukan dengan jumlah titik bor sebanyak 56 titik bor dengan jarak 25 meter, menghasilkan jumlah sumberdaya yang telah dihitung dengan menggunakan metode Inverense Distance Weighting (IDW) mendapatkan nilai kadar rata-rata yaitu 2,04% Ni data distribusi mineralisasi kadar nikel Cut off Grade (COG) Ni, >1,4% Ni, >1,8% Ni, >2,1 % Ni, >3,1% Ni, yang diproyeksikan dalam Blok model. Estimasi kuantitatif sumber daya berdasarkan analisis Inverst Distance Weighting (IDW) sebesar 1.875.378 ton. Hasil pengelompokan sumberdaya nikel laterit menggunakan perhitungan RKSD (Relative Kriging Standard Deviation) tergolong kedalam sumberdaya Measured (Terukur).



