ESTIMASI SUMBERDAYA NIKEL MENGGUNAKAN METODE INVERSE DISTANCE WEIGHT PADA PT MAHKOTA SEMESTA NIKELINDO

Authors

  • Suci setiawati Program Studi Teknik Pertambangan, Universitas Muslim Indonesia
  • Hasbi Bakri Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Muslim Indonesia
  • Muhammad Hardin Wakila Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Muslim Indonesia
  • Anshariah Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Muslim Indonesia
  • Mubdiana Arifin Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Muslim Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33096/d6mk3e68

Keywords:

nikel laterit, metode IDW, kadar, tonase, estimasi sumberdaya

Abstract

Metode IDW merupakan teknik interpolasi geostatistik yang mengandalkan data titik terdekat untuk memperkirakan nilai pada lokasi yang belum diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sumber daya nikel laterit dengan menerapkan metode Inverse Distance Weighting (IDW) pada PT Mahkota Semesta Nikelindo dan mengetahui klasifikasi sumberdaya nikel laterit dengan pendekatan RKSD (Relative Kriging Standard Deviation). Penelitian yang dilakukan dengan jumlah titik bor sebanyak 56 titik bor dengan jarak 25 meter, menghasilkan jumlah sumberdaya yang telah dihitung dengan menggunakan metode Inverense Distance Weighting (IDW) mendapatkan nilai kadar rata-rata yaitu 2,04% Ni data distribusi mineralisasi kadar nikel Cut off Grade (COG) Ni, >1,4% Ni, >1,8% Ni, >2,1 % Ni, >3,1% Ni, yang diproyeksikan dalam Blok model. Estimasi kuantitatif sumber daya berdasarkan analisis Inverst Distance Weighting (IDW) sebesar 1.875.378 ton. Hasil pengelompokan sumberdaya nikel laterit menggunakan perhitungan RKSD (Relative Kriging Standard Deviation) tergolong kedalam sumberdaya Measured (Terukur).

Downloads

Published

2023-10-30

Similar Articles

21-30 of 42

You may also start an advanced similarity search for this article.