ANALISIS LOSS SPOTTING TIME HAULER C785 TERHADAP EX2500 DI AREA RE-DISTURB PENAMBANGAN BATUBARA PT BUKIT MAKMUR MANDIRI UTAMAKALIMANTAN TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.33096/4ng9zz58Keywords:
loader, hauler, material, batubaraAbstract
Re-disturb merupakan area terganggu karna dulunya pernah dilakukan penambangan namun ditimbun karna keterdapatan materialnya belum ekonomis, area ini telah direklamasi namun di tambang kembali sehingga memiliki jenis tanahyang lunak, kegiatan penambangan saat ini melakukan teknis layering yang dilakukan oleh operational karna front nya rendah dan lunak, layering aktifitas memberikan material dilantai loader, sehingga loadernya dapat beroprasi dengan aman, jika lantai front lunak maka loader akan tenggelam dan tidak dapat beroprasi, layering memberikan suplai material kering atau material bekas peledakan sehingga memberikan daya dukung lantai front loader, tebal layering 2m - 4m tergantung type loader dan hauler yang akan beroprasi di area tersebut. Front yang lunak akan mengakibatkan loss spotting yang tinggi sehingga berdampak tingginya loss produksi, spotting merupakan siklus cycle time dari hauler yang ada kaitannya dengan loader, siklus ini terhitung saat loader melakukan digging (mengambil material) di saat bersaaman hauler di front melakukan manuver, batas dari spotting time ketika material pertama pada bucket loader dijatuhkan pada pasel hauler, bucket merupakan bagian dari loader yang digunakan untuk mengeruk dan memindahkan material, pasel bagian dari hauler yang digunakan untuk menampung material dari front ke dumping.



