Model Empiris Penanggulangan Floods Disaster Akibat Bukaan Tambang Berdasarkan Observasi Curah Hujan untuk Pengelolaan Lingkungan Pertambangan

Authors

  • Muh. karnoha Amir Universitas Sulawesi Tenggara
  • Nur Amrina Rosada Universitas Sulawesi Tenggara
  • Aina Firdayanti Universitas Sulawesi Tenggara
  • Risal Gunawan Universitas Sulawesi Tenggara
  • La Ode Dzakir Universitas Sembilanbelas November Kolaka
  • Aldiansyah Universitas Muhammadiyah Kendari
  • Aqsal Ramashan Shaddad Universitas Muhammadiyah Kendari
  • Muhammad Ilham Kadar Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.33096/jnmx2771

Keywords:

Flood disaster, curah hujan ekstrem, debit limpasan, penyaliran tambang, lingkungan

Abstract

Kegiatan pertambangan berpotensi menimbulkan dampak lingkungan, khususnya pada pengelolaan air yang dapat memicu bencana banjir akibat peningkatan curah hujan dan bukaan lahan. Air permukaan dari hujan serta kontribusi air tanah mempengaruhi kondisi hidrologi, di mana curah hujan ekstrem meningkatkan debit limpasan dan berisiko mengganggu aktivitas tambang serta masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan merancang strategi penanggulangan flood disaster pada area pertambangan melalui analisis hidrologi dan sistem penyaliran dengan pendekatan model empiris. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data curah hujan 10 tahun, topografi, catchment area, dan sekuen penambangan, yang dianalisis menggunakan metode rasional dan distribusi Gumbel. Tahapan penelitian meliputi survei lapangan, pemetaan dengan ArcGIS, analisis curah hujan dan limpasan, serta prediksi curah hujan ekstrem. Hasil analisis menunjukkan debit limpasan maksimum sebesar 25,89 m³/detik, luas catchment area 0,716 km2. Desain model penyaliran berupa drainase (tinggi muka air (d) 1,1 m, lebar dasar saluran (b) 1,3 m, kedalaman saluran (h) 1,3 m, lebar permukaan saluran (B) 1,7 m, lebar penampang dari sisi saluran (a) 1,5 m, serta tinggi freeboard (F) 0,30 m), sump (panjang permukaan (c) 27,6 m, panjang alas (e) sebesar 24,8 m, lebar permukaan (d) 9,6 m, dan lebar alas (f) 8,6 m),  dan settling pond (panjang (A) 37 m dan lebar (B) 15 m, baffle memiliki panjang (C) 10 m dan lebar (D) 4 m) semua saling terintegrasi. Dimensi saluran dihitung dengan metode rasional, sedangkan kapasitas sump dan settling pond mengacu pada standar dengan faktor keamanan 1,25. Sistem juga dilengkapi pemantauan hidrologi dan kualitas air. Model ini efektif mengendalikan limpasan, meminimalkan flood disaster, dan mendukung keberlanjutan pertambangan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amir, M.K., Prianata, Y.L.O., Febriyanty, M., Rahman, W.W., Pino, A.A.K., Latif, W.O.U., dan Yunus, F.N. 2025. Proyeksi Curah Hujan Rencana untuk Kebutuhan Penanaman Revegetasi pada Kegiatan Reklamasi Tambang dengan Pendekatan Distribusi Gumbel. Jurnal Geomine, 13 (1): 335-347.

Amir, M.K., Prianata, Y.L.O., Dzakir, L.O., Shaddad, A.R., Aldiyansyah, Kadar, M.I., 2021. Analisis Kualitas pH dan TSS Air mbah Penambangan Bijih Nikel PT Prima Utama Lestari di Desa Ulissu, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur. Jurnal Geomine, 9 (3):267-274.

Ajić D, Bajić S, Trivan J, et al. 2024. A teamwork-based protocol for a holistic approach to selecting a sustainable mine dewatering management plan. Sustainability. 2024;16(23):10424. https://doi.org/10.3390/su162310424.

Jarwindah, Badurahman A. 2021. Analisis Rainfall Rencana Dengan Menggunakan Distribusi Gumbel Untuk Wilayah Kabupaten Lampung Selatan. Journal of Science, Technology, and Virtual Culture. 2021; 1 (1): 51-54.

Kurniawan A, Rahman A, Setiawan B. 2025. Hydrological modeling for mine water management using HEC-HMS and HEC-RAS approaches in open pit mining areas. Journal of Mining and Environmental Studies. 2025.

Kurniawan, I., Damarnegara, S., & Margini, N. F. (2025). Evaluation of Discharge Calculation in Open Pit Mining. Journal of Civil Engineering.

Lehmkuhl, F., & Stauch, G. 2023. Anthropogenic influence of open pit mining on river floods, an example of the Blessem flood 2021. Geomorphology, 421, 108522.

Lehmkuhl F, Stauch G. Land use changes and hydrological response in mining environments: Implications for runoff and flood hazards. Environmental Earth Sciences. 2023;82:415.

Riyadi, F. A., & Cahyadi, T. A. 2025. Surface Water and Mine Drainage System Management for Open Pit Gold Mine in Central Java, Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science.

Siddique, A., Tan, Z., Rashid, W., & Ahmad, H. 2025. Sustainable Water-Related Hazards Assessment in Open Pit-to-Underground Mining Transitions. Water, 17(9), 1354.

Zdeb, T., et al. (2021). Open-Pit Mine Dewatering Based on Water Recirculation—Case Study with Numerical Modelng. Energies, 14(15), 4576.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia. Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 1827 K/30/MEM/2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik. Jakarta: Kementerian ESDM; 2018.

Downloads

Published

28-07-2026

How to Cite

Model Empiris Penanggulangan Floods Disaster Akibat Bukaan Tambang Berdasarkan Observasi Curah Hujan untuk Pengelolaan Lingkungan Pertambangan. (2026). Jurnal Geomine, 13(03), 229-244. https://doi.org/10.33096/jnmx2771

Similar Articles

41-50 of 66

You may also start an advanced similarity search for this article.