Kajian Geoteknik Untuk Perencanaan Geometri Lereng Pit Tambang Endapan Lempung PT Sulut Solog Tambang
DOI:
https://doi.org/10.33096/seyjj464Keywords:
Kestabilan lereng, endapan lempung, faktor keamanan, uji laboratorium tanah, geometri lereng tambangAbstract
Permasalahan kestabilan lereng pada kegiatan tambang terbuka endapan lempung menjadi perhatian penting untuk menjamin keselamatan kerja dan efisiensi produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi geoteknik dan menghasilkan rekomendasi geometri lereng tambang yang aman berdasarkan karakteristik fisik dan mekanik tanah. Metode yang digunakan mencakup studi literatur, pengambilan sampel tanah UDS (Undisturbed Sample) pada kedalaman 3,5–4 meter di wilayah Desa Solog, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow, serta pengujian laboratorium di PT Sucofindo, Makassar. Parameter yang diuji meliputi sifat fisik (kadar air, porositas, kepadatan) dan mekanik (kohesi, sudut geser dalam, kuat tekan) tanah. Selanjutnya, analisis stabilitas lereng dilakukan menggunakan metode Bishop Simplified yang dibantu perangkat lunak Rocscience Slide 6.020 untuk mengevaluasi Faktor Keamanan (FK) dalam kondisi tidak jenuh, jenuh, serta jenuh dengan beban kendaraan tambang sebesar 200 kN/m². Hasil pengujian menunjukkan bahwa tanah lempung di lokasi penelitian tergolong medium plasticity dengan jenis mineral dominan Kaolinite. Nilai FK yang diperoleh berkisar antara 1,0 hingga 2,78, yang masih berada dalam rentang aman menurut Kepmen ESDM No. 1827 K/30/MEM/2018. Berdasarkan kriteria kestabilan dan hasil uji laboratorium, maka direkomendasikan desain geometri lereng dengan tinggi lereng 5 meter, lebar jenjang kerja 10 meter, sudut lereng tunggal 30°, dan sudut overall 27°. Analisis menunjukkan bahwa kondisi air jenuh dan beban alat berat dapat menurunkan nilai FK secara signifikan, sehingga pemantauan retakan menggunakan crackmeter sangat disarankan sebagai sistem peringatan dini. Pengaruh topografi dan metode pengambilan material juga berperan dalam kestabilan lereng dan potensi longsoran. Dapat disimpulkan bahwa pendekatan geoteknik melalui pengujian laboratorium dan simulasi kestabilan lereng mampu menghasilkan desain lereng yang aman dan sesuai dengan karakteristik lokal endapan lempung.
Downloads
References
Apandi, T., & Bachri, S. (1997). Peta Geologi Lembar Kotamobagu, Sulawesi, Skala 1:250.000. Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi.
Arif, I. (2016). Geoteknik tambang. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Azizi, A. M. (2019). Prediksi volume longsoran tambang terbuka nikel menggunakan metode kesetimbangan batas 3 dimensi. Indonesian Mining Professional Journal, 1(1), 43–48.
Hasan, B. M., & Heriyadi, B. (2018). Analisis balik kestabilan lereng tambang batubara Pit RTS-C sisi barat WUP Roto-Samurangau PT. Kideco Jaya Agung, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur. Jurnal Teknologi Mineral dan Batubara, 5(1), 74–84.
Ifnanta, P. S. (2018). Analisis kestabilan lereng tambang di area penambangan andesit PT. Mineral Sutera, Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir. Jurnal Teknologi Mineral dan Batubara, 5(1), 116–130.
Marini, A. E., et al. (2019). Analisis kestabilan lereng area highwall section B tambang batubara PT. Manggala Usaha Manunggal Jobsite PT. Banjarsari Selatan. Jurnal Teknologi Mineral dan Batubara, 4(4), 80–89.
Mondol, A. M., Quamruzzaman, C., Kabir, S. M. M., & Hossain, S. M. Z. (2013). Open pit slope design of Barapukuria coal mine using limit equilibrium methods of slope stability analysis. International Journal of Emerging Technology and Advanced Engineering, 3(12), 49–53.
Salunkhe, D. P., et al. (2017). An overview on methods for slope stability analysis. International Journal of Civil Engineering and Technology.
Sari, C. F. K. (2020). Analisis geoteknik dalam perencanaan kestabilan lereng pada operasi penambangan batu kapur di PT. SBV – Sumatera Selatan. Jurnal Teknologi Mineral dan Batubara, 6(1).
Wesley, D. L. D., & Pranyoto, D. I. S. (2010). Mekanika tanah (untuk tanah endapan dan residu). Jakarta: Buku
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Geomine

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







3.png)
1.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
