PEMANFAATAN ORE NIKEL BERKADAR RENDAH MENGGUNAKAN METODE BLENDING PADA CV SENTOSA ABADI
DOI:
https://doi.org/10.33096/7kk5mq62Keywords:
Nikel, pencampuran, batas kadarAbstract
CV Sentosa Abadi merupakan salah satu perusahaan yang mengelola bijih nikel laterit menjadi produk ferronickel (FeNi), dengan menetapkan kadar batas terendah atau cut off grade (COG) 1,70% Ni dari bijih nikel yang dapat dikelola pada pabrik pengolahan. Untuk menjaga kesinambungan bijih nikel yang akan diolah pada pabrik pengolahan, maka CV Sentosa Abadi melakukan proses blending. Blending adalah proses pencampuran antara material dengan kualitas dan kuantitas yang berbeda untuk diperoleh hasil campuran yang sesuai. Tujuan penelitian ini yaitu untuk dapat mengetahui cara pemanfaatan bijih nikel berkadar rendah dengan menggunakan metode blending. Penelitian ini menggunakan metode pada transito akan dianalisis dengan bantuan data kualitas dan kuantitas unsur tumpukan ore pada data, dengan total 15 dome menunjukan bahwa dome dengan kadar nikel yang tidak mencapai COG lebih banyak dibanding dengan dome dengan kadar nikel yang mencapai COG, dimana terdapat 10 dome dengan kadar nikel yang tidak mencapai COG dan 5 dome dengan kadar nikel yang mencapai COG. Setelah dilakukannya proses blending, kadar nikel secara keseluruhan mencapai 1,88% atau telah melewati kadar batas terendah (cut off grade).



