Analisis Perbandingan Penggunaan Tawas dengan PAC Terhadap Kekeruhan dan pH Air Baku dalam Meningkatkan Kualitas Air di PDAM Kota Bantaeng

Authors

  • Andi Muhammad Fadhlan Universitas Muslim Indonesia
  • Nurhayati Rauf Universitas Muslim Indonesia
  • Arfandi Ahmad Universitas Muslim Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33096/qqy25w69

Keywords:

Eksperimen, Kualitas, Kekeruhan, pH, PAC, Tawas

Abstract

Air merupakan salah satu komponen terpenting bagi keberlangsungan semua makhluk hidup khususnya bagi manusia. Meskipun penggunaan mata air sebagai bahan baku yang digunakan oleh PDAM tidak menutup kemungkinan bahwa sumber air baku yang digukan terbebas dari kotoran yang dapat mengganggu Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efektifitas bahan koagulan PAC (Poly Aluminium Chloride) dan Aluminium Sulfat (Tawas) yang digunakan sebagai zat koagulan dalam proses penjernihan air minum dalam mengurangi kekeruhan serta menghasilkan pH air baku yang baik untuk dikonsumsi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen murni (true eksperiment) dengan rancangan secara Acak dengan Tes Awal dan Tes Akhir dengan Kelompok Kontrol (Posttest-Only Control Design). Hasil penelitian pada koagulan PAC lebih efektif menurunkan kekeruhan air baku dibandingkan penggunaan koagulan tawas. Hasil penelitian menunjukkan pada koagulan PAC lebih efektif menurunkan kekeruhan air baku dibsandingkan penggunaan koagulan tawas dengan dosis optimum sebanyak 0,9 ml, efisien 58,18% dalam menurunkan kekeruhan air baku dengan nilai pH sebesar 6,8 sedangkan penggunaan tawas dengan dosis optimum yang sama sebanyak 0,9 efisien 53,64% dlam menurunkan kekeruhan dengan nilai pH sebesar 6,3.

References

[1] E. Khikmawati, H. Wibowo, and R. F. Romadhona, “Analisis Pengendalian Kualitas Air dengan Menggunakan Peta Kendali X dan Peta Kendali R pada PDAM Way Rilau Bandar Lampung,” Semin. Nas. Tek. dan Manaj. Ind., vol. 1, no. 1, pp. 73–81, 2021, doi: 10.28932/sentekmi2021.v1i1.37.

[2] E. Winoto, Yhopie, S. Aprilyanti, and Sisnayati, “Perbandingan Penggunaan Tawas dan PAC Terhadap Kekeruhan Dan pH Air Baku PDAM Tirta Musi Palembang,” J. Redoks, vol. 6, no. 2, pp. 107–116, 2021, [Online]. Available: https://jurnal.univpgri-palembang.ac.id/index.php/redoks/article/download/5841/5273

[3] A. Padhil and N. Rauf, “CONTROL ANALYSIS OF SUGAR PACKAGING BY USING OF SEVEN TOOLS,” J. Ind. Eng. Manag., vol. 5, no. 2, pp. 80–89, 2020, doi: 10.33536/jiem.v5i2.121.

[4] S. Djumali, R. Musa, and H. Ashad, “Evaluasi Skematik Alokasi Air Daerah Aliran Sungai

Jeneberang,” J. Konstr. Tek. dan SaIns, vol. 01, no. 06, pp. 42–54, 2022.

[5] C. D. Prianti and S. Hadiantoro, “Pengaruh Penambahan Pac Terhadap Tingkat Kekeruhan Pada Proses Penjernihan Air Sungai Di Perumda Delta Tirta - Sidoarjo,” Distilat J. Teknol. Separasi, vol. 8, no. 3, pp. 526–531, 2022, doi: 10.33795/distilat.v8i3.404.

[6] E. U. Lolo, Y. S. Pambudi, R. I. Gunawan, and W. Widianto, “Pengaruh Koagulan PAC dan Tawas Terhadap Surfaktan dan Kecepatan Pengendapan Flok Dalam Proses Koagulasi Flokulasi,” J. Serambi Eng., vol. 5, no. 4, pp. 1295–1305, 2020, doi: 10.32672/jse.v5i4.2315.

[7] M. Marlinda, R. Hartati, Y. Hidjrawan, and K. Kasmawati, “Optimalisasi Penjernihan Air PDAM Tirta Meulaboh Menggunakan Aluminium Sulfat (Tawas) dan Poly Aluminium Chloride (PAC),” J. Optim., vol. 9, no. 1, p. 24, 2023, doi: 10.35308/jopt.v9i1.6386.

[8] P. E. Prasetya and S. K. Saptomo, “Perbandingan Kebutuhan Koagulan Al2(So4)3 dan PAC Untuk Pengolahan Air Bersih Di WTP Sungai Ciapus Kampus IPB Dramaga,” Bumi Lestari J. Environ., vol. 18, no. 2, p. 75, 2018, doi: 10.24843/blje.2018.v18.i02.p05.

[9] H. Sahabuddin, D. Harisuseno, and E. Yuliani, “Analisa status mutu air dan daya tampung beban pencemaran sungai wanggu kota kendari,” J. Tek. Pengairan, Vol. 5, Nomor 1, Mei 2014, hlm 19–28, pp. 19–28, 2018.

[10] A. Nasution, “Warga Bantaeng Keluhkan Air Bersih PDAM, Seperti Bercampur Lumpur Saat Musim Hujan”. Tribun Bantaeng. Dikutip dari https://makassar.tribunnews.com/2021/11/29/

warga-bantaeng-keluhkan-air-bersih-pdam-seperti-bercampur-lumpur-saat-musim-hujan#google_vignette

Downloads

Published

2024-09-30

How to Cite

Analisis Perbandingan Penggunaan Tawas dengan PAC Terhadap Kekeruhan dan pH Air Baku dalam Meningkatkan Kualitas Air di PDAM Kota Bantaeng. (2024). Jurnal Rekayasa Sistem Industri & Manajemen, 2(3), 9-17. https://doi.org/10.33096/qqy25w69