Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Beras Jepang Dengan Menggunakan Metode Min-Max Stock Pada PT. Wicinda Boga Lestari

Authors

  • Yuyun Dini Saputri Universitas Muslim Indonesia
  • Muhammad Dahlan Universitas Muslim Indonesia
  • Ahmad Padhil Universitas Muslim Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33096/kgnytw20

Keywords:

Pengendalian Persediaan, Bahan Baku, Min-Max Stock, Persediaan Minimum dan Maksimum, Reorder Point (ROP)

Abstract

PT. Wicinda Boga Lestari merupakan perusahaan yang bergerak dibidang food and beverage service (restoran), yang merupakan salah satu jenis restoran Jepang yang menyajikan segala jenis masakan yang diantaranya yaitu sushi. Dimana sushi ini bahan dasarnya adalah nasi yang menggunakan beras japonica atau yang biasa disebut dengan beras jepang. Bahan baku beras Jepang tersebut dipesan secara langsung ke distributor atau supplier di Jakarta, yang dipesan dalam bentuk zak. Pemesanan bahan baku ini dilakukan satu kali dalam sebulan, dengan jumlah pemesanan rata-rata sebanyak 10 zak (250 kg) dalam setiap kali pesan. Karena distributor bahan baku beras jepang ini di pesan dari Jakarta yang memerlukan waktu pengiriman yang cukup lama yaitu selama 9 hari hingga maksimal 14 hari kerja, dengan pengiriman via laut. Sehinggah muncullah masalah yang terjadi yaitu keterlambatan datangnya bahan baku yang mengakibakan gudang mengalami kekosongan persediaan bahan baku. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah persediaan minimum dan maximum bahan baku beras Jepang pada PT. Wicinda Boga Lestari dan juga untuk mengetahi jumlah tingkat pemesanan kembali persediaan bahan baku. Metode penyelesaian yang digunakan yaitu dengan menggunakan metode min-max stock. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa PT. Wicinda Boga Lestari memiliki persediaan Maximum yang boleh disimpan dalam gudang persediaan adalah 183,62 kg. Sedangkan minimum stock adalah batas dimana perusahaan harus melakukan pembelian bahan baku kembali adalah 137,33 kg. Dan untuk tingkat pemesanan kembali persediaan pada PT. Wicinda Boga Lestari adalah ketika persediaan berjumlah 46,29 kg

References

[1] Anggraini, R., & Salmia, L. A. (2024). Pengendalian Persediaan Material Menggunakan Metode Economic Order Quantity Dan Metode Min Max Stock Pada Umkm Csh Rengganis. Jurnal Valtech, 7(1), 54-59.

[2] Putri, D. M., & Ulkhaq, M. M. (2017, July). Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Kertas Duplex 120 Gram dengan Metode Min-Max System Di Pt. Jaya Aflaha, Batam. In 4th Annual Conference in Industrial and System Engineering, Semarang, Indonesia (pp. 412-418).

[3] Goldiantero, Z., Rif’ah, M. I., & Sodikin, I. (2020). Pengelompokan bahan baku menggunakan klasifikasi ABC dan Optimalisasi pengendalian persediaan bahan baku menggunakan metode Min-Max Stock. Jurnal Rekavasi, 8(2), 23-28.

[4] Fadhilah, A. T., & Saifudin, J. A. (2023). Pengendalian Persediaan Bahan Baku Menggunakan Metode Min-Max Stock. Rekayasa, 16(2), 212-218.

[5] Bakhtiar, A., & Audina, S. (2021). Analisis Pengendalian Persediaan Aux Raw Material Menggunakan Metode Min-Max Stock Di Pt. Mitsubishi Chemical Indonesia. J@ ti Undip: Jurnal Teknik Industri, 16(3), 161-168.

[6] Rachmawati, N. L., & Lentari, M. (2022). Penerapan metode Min-Max untuk Minimasi Stockout dan Overstock persediaan bahan baku. Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya, 8(2), 143-148.

[7] Ningrum, D. T. K. (2022). Evaluasi Pengendalian Persediaan Bahan Baku UPVC Dengan Perbandingan Metode EOQ, POQ, dan Min-Max Pada PT. XYZ. Industrial Engineering Online Journal, 11(3).

[8] Hendradewa, A. P., & Aditiyana, M. I. (2022). Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Menggunakan Metode Min-Max Stock Pada Produk Semen Bima (Studi Kasus: PT Sinar Tambang Arthalestari). Jurnal Disprotek, 13(2), 146-153.

[9] Sadriatwati, S. E. (2017). Analisis Perbandingan Metode EOQ dan Metode POQ Denganmetode Min-max dalam Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pada PT Sidomuncul Pupuk NUSANTARA. Admisi dan Bisnis, 17(1), 11-22.

[10] Sari, P., Oklilas, A. F., & Saladin, I. (2022). Implementasi metode min-max stock pada sistem informasi persediaan berbasis android. Jurnal Nasional Teknologi dan Sistem Informasi, 8(1), 17-24.

[11] Jazuri, A., & Triharso, A. (2021). Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Dengan Menggunakan Metode Min-Max Stock. INOVASI, 2(1), 40-49.

[12] Widiyanto, A. C. (2021). Analisis pengendalian persediaan pakan udang dengan metode min-max stock pada CV. Ikhsan Jaya. Pena: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, 35(1), 1-10.

[13] Ratningsih, R. (2021). Penerapan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Untuk Meningkatkan Efisiensi Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pada CV Syahdika. Jurnal Perspektif, 19(2), 158-164.

[14] Hertanto, R. H. (2020). Metode Min-Max Dan Penerapannya Sebagai Pengendali Persediaan Bahan Baku Pada Pt. Balatif Malang. Jurnal Administrasi dan Bisnis, 14(2), 161-167.

[15] Cahyani, C., & Kartika, W. (2015). Pengendalian persediaan minimum dan maksimum untuk maintenance, repair dan operation stock. In Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok (Vol. 1, pp. 230-237). Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik APP Jakarta.

Downloads

Published

2024-09-30

How to Cite

Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Beras Jepang Dengan Menggunakan Metode Min-Max Stock Pada PT. Wicinda Boga Lestari. (2024). Jurnal Rekayasa Sistem Industri & Manajemen, 2(3), 88-94. https://doi.org/10.33096/kgnytw20