Studi Alterasi Desa Samaenre Kecamatan Tonra Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan

Authors

  • Tri Andriyani HS Kandora Tri Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia
  • Andi Fahdli Heriansyah Universitas Muslim Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33096/9fd01s25

Keywords:

Alteration,Argillic,Propylitic,Mineral,XRD

Abstract

Terdefinisinya sebaran alterasi dari endapan tembaga menjadi hal penting untuk selanjutnya dapat digunakan sebagai panduan untuk mengeksplorasi endapan ini secara lebih detail, maka peneliti berinisiatif untuk melakukan penelitian. Adapun maksud dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kandungan mineral pada sampel yang mengalami alterasi Desa Samaenre Kecamatan Tonra Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan, dengan tujuan mengetahui kandungan mineral menggunakan metode XRD, menentukan himpunan mineral alterasi dan mengetahui mineral bijih yang terdapat pada setiap stasiun serta membuat peta lokasi titik alterasi daerah penelitian. Metode penelitian yang dilakukan yaitu analisis XRD (X-Ray Diffraction) dan digitasi peta sebaran menggunakan software Arcgis. Hasil penelitian lokasi yang mengalami alterasi pada 3 titik koordinat yaitu stasiun 1 koordinat X=120°17'11.82"E, Y= 4°51'32.18"S tipe Argilik himpunan mineral alterasi group illit-kaolinit, stasiun 2 koordinat X=120°17'11.25"E, Y=  4°51'31.94"S tipe Propilitik himpunan mineral alterasi group kalk-silika dan stasiun 3 koordinat X=120°17'11.00"E, Y=  4°51'32.18"S tipe Argilik himpunan mineral alterasi group illit, lokasi penelitian teridentifikasi adanya mineral bijih copper (Cu) dan cuprit (Cu2O). Hasil digitasi peta dilakukan dengan menggunakan software ArcGis, memanfaatkan data-data koordinat dari titik sampel alterasi. Adapun kesimpulan dari hasil penelitian yaitu terdapat 3 titik singkapan yang mengalami alterasi dengan tipe Argilik (group illit-kaolinit), Propilitik (group kalk-silika) dan Argilik (group illit), lokasi penelitian ini ditemukan adanya indikasi mineral bijih copper (Cu) dan cuprit (Cu2O), dari keseluruhan data hasil analisis kemudian dibuatkan peta titik lokasi adanya alterasi di daerah penelitian.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Corbett, G.J., and Leach, T.M., 1996, A Guide To Pacific rim Au/Cu Exploration,Corbet Geological services Sidney.

Heriansyah., 2018, “Identifikasi Fitur Thermal Berdasarkan Zona Mineralisasi Dengan Menggunakan Data Citra Aster Dan Analisis Xrd Di Lapangan Panas Bumi Wayang Windu, Jawa Barat”, Institut Teknologi Bandung.

Maulana, A., 2017. Endapan Mineral. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Nurhidayah., 2015, “Karakteristik Material Pasir Besi Dengan Menggunakan X-Ray Diffraction (Xrd) Di Pantai Marina Kabupaten Bantaeng”, Fakultas Sains Dan Teknologi Uin Alauddin Makassar.

Penyusunan Peta Geologi., Standar Nasional Indonesia SNI 13-4691-1998 ICS 07.060

Pirajno, F., 1992, Hydrothermal Mineral Deposits; Principles and Fundamental Concepts for the Exploration Geologist, Springer-Verlag.

Pirajno, F. 2009. Hydrothermal Processes and Mineral Systems. Springer : Australia.

Sukamto, R. 1982. Peta Geologi Lembar Pangkajene dan Watampone Bagian Barat, Sulawesi. Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi, Direktorat Geologi dan Sumber Daya Mineral, Departemen Pertambangan dan Energi : Bandung.

Supardi. 1993. Populasi dan Sampel Penelitian. Jurnal UNISIA, No. 17 Tahun XIII Triwulan VI – 1993

Sutarto H., 2004, Endapan Mineral. Fakultas Teknologi Mineral. Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta.

Yuwanto, S. H., Solichah, L., & ITATS, J. T. G. F. (2015). Study Alterasi Dan Mineralisasi Daerah Tambaksari Dan Sekitarnya, Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Jurusan Geologi, 519-526

Downloads

Published

26-06-2026

How to Cite

Studi Alterasi Desa Samaenre Kecamatan Tonra Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan. (2026). Jurnal Geomine, 13(02), 178-185. https://doi.org/10.33096/9fd01s25

Similar Articles

11-20 of 62

You may also start an advanced similarity search for this article.