Benefisiasi Pasir Besi Pantai Karsut Daerah Jeneponto Dengan Metode Konsentrasi Magnetic Separator
DOI:
https://doi.org/10.33096/y9ttdh83Keywords:
Pasir Besi, Magnetik, Kadar, RecoveryAbstract
Salah satu daerah yang memiliki keterdapatan pasir besi adalah Pantai Karsut Kecamatan Arungkeke Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan. Akan tetapi Pemanfaatan pasir besi masih sangat kurang, disebabkan kurangnya pengetahuaan tentang pasir besi dan kandungan yang ada didalamnya, sehingga perlunya peningkatan kadar untuk mendapatkan recovery agar dapat diolah dan dimanfaatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan komposisi unsur pasir besi dengan menggunakan analisis XRD dan XRF, mengetahui kecepatan putar Drum optimum dan mengetahui kadar recovery optimal terhadap peningkatan kadar Fe pasir besi menggunakan magnetic separator. Metode peningkatan kadar pasir besi menggunakan metode konsentrasi magnetik. Hasil analisis XRD sampel pasir tersusun oleh mineral Enstatite 34,0% Hematite 31,04%, Magnetite 28,0%, Quartz 5,4%, dan Rutile 1,2%. Hasil analisis XRF memiliki kadar Fe2O3 yaitu sebesar 65,76%. Persentase komposisi kimia dari hasil XRF yaitu SiO2 sebesar 18,15%, komposisi kimia, CaO sebesar 4,87%, TiO2 sebesar 7,99% serta beberapa senyawa lain yang persentasenya dibawah 1%. Kecepatan putar drum, pada putaran 200 rpm menghasilkan konsentrat sebesar 557,06 gram, kecepatan putaran 250 rpm menghasilkan konsentrat sebesar 593,06 dan kecepatan putaran 300 rpm menghasilkan konsentrat sebesar 697,06 gram. Nilai recovery Fe2O3 tertinggi terdapat kecepatan 300 rpm dengan nilai 80,88% sedangkan nilai recovery terendah terdapat pada kecepatan 200 rpm yaitu 60,97%.


