Estimasi Sumberdaya Endapan Bijih Nikel Laterit Menggunakan Metode Inverse Distance Weighting (Idw) di CV Surya Amindo Perkasa

Authors

  • M. Yuga Saputra. J Saputra

DOI:

https://doi.org/10.33096/fe238e09

Keywords:

Nikel Laterit, Sumberdaya, Inverse distance weighting, ore class

Abstract

Potensi nikel di indonesia terbesar nomor satu di dunia, sehingga mendorong transisi energi yang ramah lingkungan salah satunya yaitu penggunaan mobil listrik yang sumber energi baterainya berasal dari nikel. Dalam melakukan penambangan nikel laterit salah satu tahapan yang di lakukan yaitu estimasi sumberdaya, dalam melakukan estimasi sumberdaya dibutuhkan metode yang tepat, salah satunya adalah metode Inverse distance weighting. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui volume dan tonase endapan nikel laterit berdasarkan klasifikasi ore class dan mengetahui potensial sebaran endapan nikel laterit di daerah penelitian. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data Coring sebanyak 83 titik dan data kadar sebanyak 1.234 data. Berdasarkan estimasi sumberdaya endapan nikel laterit dengan metode inverse distance weighting dengan spasi rata-rata titik bor 25 meter dan COG 1,40% Ni, di peroleh volume dan tonase endapan nikel laterit berdasarkan klasifikasi ore class, low grade ore sebesar 141.953 m3 dan 237.062 ton, medium grade ore sebesar 94.570 m3 dan 157.932 ton, height grade ore sebesar 26.484 m3 dan 44.229 ton.

Downloads

Published

2023-12-18

Issue

Section

Articles