VALUE ADDED MODEL OF COCONUT PROCESSING INDUSTRY (CASE STUDY)
Keywords:
coconut industry, coco fibre, NPV, IRR, PBPAbstract
Komoditas kelapa memiliki nilai strategis karena berperan penting dalam perekonomian, sosial, dan budaya masyarakat Indonesia. Tanaman kelapa merupakan tanaman serbaguna di mana seluruh bagiannya memiliki nilai ekonomi, salah satunya adalah sabut kelapa. Potensi sabut kelapa sangat besar dan belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal, sabut kelapa jika diolah akan menghasilkan berbagai produk seperti industri rumah tangga, furnitur, geotekstil, papan, dan industri kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pengembangan industri pengolahan sabut kelapa dan nilai tambah yang akan dihasilkan dengan menggunakan metode studi kasus dan pemilihan lokasi yang dilakukan secara sengaja (purposive sampling).
Model kelayakan finansial bisnis yang diperoleh merupakan model prediktif untuk analisis dan perencanaan kelayakan finansial bisnis melalui kriteria NPV, IRR, PBP, dan BCR dengan berbagai skenario perubahan harga, suku bunga, dan skala produksi. Model keseimbangan bisnis yang diperoleh merupakan model prediktif yang dapat digunakan untuk menganalisis tingkat kesenjangan harga guna merencanakan tingkat harga yang akan memberikan keuntungan proporsional untuk menghasilkan bisnis pabrik pengolahan sabut kelapa. Berdasarkan hasil verifikasi model dengan input menggunakan asumsi nilai parameter, menunjukkan
bahwa industri pengolahan sabut kelapa layak untuk dijalankan.